Kemenhub Deregulasi Aturan Untuk Meningkatkan Keselamatan dan Pelayanan

JAKARTA. Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Suprasetyo mengatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator bidang penerbangan akan melakukan review dan deregulasi atau penyederhanaan aturan yang merugikan masyarakat dan yang menghambat iklim usaha penerbangan. Suprasetyo kemudian memberi contoh sanksi terhadap pembekuan rute penerbangan.

“Contohnya sanksi terhadap pembekuan rute pesawat yang mengalami incident/accident, sebenarnya yang (harusnya) diberi sanksi operatornya atau yang langsung bertanggung jawab berbuat atau melanggar SOP, tetapi (pembekuan rute) dampaknya masyarakat yang merasakan sehingga kita review kembali,” kata Suprasetyo saat ditemui usai gelar pertemuan dengan stakeholder bidang penerbangan, Kamis (9/2) pagi.

Deregulasi ini dilakukan menurutnya untuk memenuhi standar keselamatan penerbangan dan perlindungan hak konsumen. Deregulasi, menurut Suprasetyo juga akan memberikan kejelasan kewajiban apa saja yang harus dipenuhi oleh operator. Bila operator lalai memenuhi kewajiban maka akan jelas sanksi apa yang diberikan kepada operator penerbangan.

“Selama ini belum jelas sanksi yang diberikan, bila operator lalai, maka akan kita buat aturan-aturan yang memuat kewajiban yang harus dipenuhi oleh operator, sehingga kita akan memberikan sanksi sesuai dengan peraturan Menteri yang ada, itu semuanya adalah untuk memenuhi standar keselamatan penerbangan, maupun keamanan,” ujar Suprasetyo.

Menurut Suprasetyo, dengan adanya pemberian sanksi terhadap operator penerbangan yang melakukan pelanggaran ini dapat menjadi fungsi kontrol regulator terhadap operator penerbangan, “kalau tidak ada sanksinya kan berarti peraturan ini tidak ada kontrolnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, terkait sanksi ini menjadi concern organisasi penerbangan sipil internasional ICAO (Internasional Civil Aviation Organization), FAA (Federal Aviation Administration), dan EU (Uni Eropa) yang melakukan audit serta assessment.

Suprasetyo berharap deregulasi terhadap aturan-aturan tersebut dapat segera selesai. (GD/TH/BS/JAB)

Komentar Anda

Security code
Refresh

Simulator Kemudi

bottom-1

Full Mission Ship Bridge Simulator adalah simulator anjungan kapal, dimana seluruh sistem kerja dan kelengkapan dibuat menyerupai seperti kondisi diatas kapal.

Kapal Latih

bottm2

KL Barombong diharapkan bisa menjadi sarana diklat andalan bagi taruna pelaut BP2IP Barombong. Mereka bisa prala di kapal milik sendiri, sekaligus berlatih melayani masyarakat terutama di daerah Sulawesi Selatan dan Indonesia bagian timur lainnya.

Kapal Latih Batu

bottom3

BP2IP Barombong dilengkapi juga dengan kapal latih yang didesain tahan api yang berfungsi melatih taruna dalam penanggulangan bencana kebakaran di kapal.

Kampus BP2IP

bottom4

Kampus BP2IP Barombong memiliki area yang luas dan tertapa rapi dan indah sehingga memungkinkan para taruna dapat betah dan nyaman dalam menimba ilmu.

: