Diklat Pemberdayaan Masyarakat BP2IP Barombong di Kabupaten Kep.Selayar

Diklat Pemberdayaan Masyarakat BP2IP Barombong di Kabupaten Kep.Selayar

Zainal (20 tahun) peserta Diklat Pemberdayaan Masyarakat asal Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan tinggal di rumah yang sangat sederhana dengan dua kamar dan harus berbagi dengan kedua orang tuanya yang bekerja sebagai petani, lima adik dan dua adik tirinya. Zainal sendiri sehari-hari bekerja di pelelangan ikan sebagai penjual ikan.

Penyerahan SK pensiun dan SK instruktur fungsional di BP2IP Barombong

Kepala BP2IP Barombong H. Irwan, SH., M.Pd., M.Mar.E., menyerahkan SK pensiun dan SK instruktur fungsional di BP2IP Barombong, Senin (8/5). Selamat kepada para instruktur baru dan selamat jalan kepada Bapak H. Kalaming yang telah mengabdi selama 27 tahun 3 bulan di Kampus #HengkaraMajaya BP2IP Barombong.

Teken MoU, Dishub Sultra Dapat Kuota 500 Pelaut Belajar di BP2IP Barombong

 

Teken MoU, Dishub Sultra Dapat Kuota 500 Pelaut Belajar di BP2IP Barombong

 

Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra merasa bertanggungjawab untuk menciptakan pelaut-pelaut ulung, yang nantinya bisa mengoperasikan armada transportasi laut termasuk meningkatkan kemampuan petugas-petugas kepelabuhanan di Sultra. Untuk kepentingan itulah, Dishub menggandeng  Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong di Makassar yang sudah cukup terkenal dan kompeten, untuk menjadi tempat 500 pelaut Sultra belajar.

Komitmen kerja sama dua pihak ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Kadishub Sultra, Hado Hansina bersama Kepala Balai Dikat Barombong Irwan, di kantor Dishub Sultra, Senin (17/4). Hado mengatakan, MoU tersebut merupakan kesempatan emas bagi masyarakat untuk dapat meningkatkan skill dan pengetahun di bidang kelautan.

“Banyak petugas kapal yang tidak memiliki pengetahuan. Kita memiliki masyrakat dengan kemampuan melaut yang luar biasa, namun jika tidak didukung dengan pengetahuan, itu tidak enunjang keberhasilan,” kata Hado. Ia juga menjelaskan bahwa program pelatihan tersebut diselenggarakan secara gratis. Ada tiga jenis program eterampilan pelaut yang akan ditawarkan yakni, Basic Safety Training, Security Awareness Training dan Advanced Fire Fighting.

“Kita mendapatkan kuota sebanyak 500 selama satu tahun kedepan. Kita harapkan, dalam tahun ini peminat untuk mengikuti Diklat tersebut signifikan sehingga pada tahun berikutnya kita dapat meminta untuk kuota dapat dinaikan,” ujarnya. Soal syarat untuk mengikuti Diklat tersebut, Hado masyarakat yang dapat mengikuti program tersebut minimal berpendidikan SMP. “Usia minimal 15 tahun, dan minimal berpendidikan SMP, sehat jasmani, tinggi badan minimal 160 untuk pria dan 155 untuk wanita. Surat keterangan belum menikah, SKCK, surat bebas narkoba, akte kelahiran. Proses untuk mengikuti Diklat tersebut juga gratis tidak dipungut biaya sepeser pun,” katanya

Usai pelatihan nanti, kata Hado para peserta Diklat akan mendapatkan 3 sertifikasi yang sah untuk digunakan sebagai syarat melamar kerja, khususnya di bidang kelautan. “Kita banyak memiliki pelabuhan. Sekitar 70 pelabuhan masih kekurangan personil kesyahbadaran. Dengan adanya lulusan Diklat nantinya diharapkan dapat menambah personil disetiap pelabuhan yang tersebar di Sultra. Selain itu, lulusan dari Diklat tersebut juga nantinya dapat bekerja pada kapal-kapal niaga,” pungkasnya. (yog)CP : http://kendaripos.fajar.co.id/2017/04/18/teken-mou-dishub-sultra-dapat-kuota-500-pelaut-belajar-di-bp2ip-barombong/

Peringati Hari Kartini, BP2IP Barombong Gelar Donor Darah

 


Dalam rangka memperingati Hari Kartini, BP2IP Barombong dan Dharma Wanita Persatuan BP2IP Barombong

Pembukaan Diklat DPM Angkt 5

 

Kepala BP2IP Barombong H. Irwan, SH., M.Pd., M.Mar.E membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat gelombang V asal Provinsi Sulawesi Selatan berjumlah 160 orang di Kampus

Simulator Kemudi

bottom-1

Full Mission Ship Bridge Simulator adalah simulator anjungan kapal, dimana seluruh sistem kerja dan kelengkapan dibuat menyerupai seperti kondisi diatas kapal.

Kapal Latih

bottm2

KL Barombong diharapkan bisa menjadi sarana diklat andalan bagi taruna pelaut BP2IP Barombong. Mereka bisa prala di kapal milik sendiri, sekaligus berlatih melayani masyarakat terutama di daerah Sulawesi Selatan dan Indonesia bagian timur lainnya.

Kapal Latih Batu

bottom3

BP2IP Barombong dilengkapi juga dengan kapal latih yang didesain tahan api yang berfungsi melatih taruna dalam penanggulangan bencana kebakaran di kapal.

Kampus BP2IP

bottom4

Kampus BP2IP Barombong memiliki area yang luas dan tertapa rapi dan indah sehingga memungkinkan para taruna dapat betah dan nyaman dalam menimba ilmu.

: