Selayang Pandang

Sejarah BP2IP Barombong dimulai sejak bulan Januari  1974 dimana saat itu Presiden Republik Indonesia Bapak Soeharto dengan Perdana Menteri Jepang Tanaka berkenan membicarakan kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang  dalam memenuhi kebutuhan pelaut tingkat dasar. Selanjutnya Pemerintah Jepang mengirimkan team survey  dipimpin oleh Prof. Fumio Shintani untuk memformulasikan basic design dan lokasi pembangunan gedung dan survey dilakukan di Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Seram.

Pada bulan Agustus 1975, dari hasil survey dilaporkan beberapa lokasi yang memungkinkan  untuk pembangunan institusi pendidikan kepelautan tingkat dasar yaitu Belawan, Surabaya, Ujung pandang dan Ambon. Sebagai tindak lanjut Pemerintah Indonesia menawarkan kepada Pemerintah Jepang  untuk bekerjasama dalam membangun Sekolah Pelayaran Tingkat Dasar di Ujung Pandang melalui Grant Aid Project.

Pada 31 Maret 1979 s/d  14  Maret  1980, pembangunan Sekolah Pelayaran Tingkat Dasar di Ujung Pandang dilaksanakan dengan bantuan Pemerintah Jepang, APBN dan beberapa Perusahaan Pelayaran. Tanggal  28  Juni  1980 gedung diresmikan penggunaannya oleh Menteri Perhubungan  Bapak Roesmin Nuryadin sebagai Diklat Pelaut Tingkat Dasar dengan nama Balai Pendidikan dan Latihan Pelayaran Dasar (BPLPD) atau Barombong Rating School. Balai Pendidikan dan Latihan Pelayaran (BPLPD) Barombong berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No. KM. 168/OT.001/Phb-83 tanggal 11 Agustus 1983 tentang Organisasi dan Tata Kerja BPLPD Barombong, kemudian diubah namanya menjadi Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran di singkat ( BP2IP ) Barombong.

Simulator Kemudi

bottom-1

Full Mission Ship Bridge Simulator adalah simulator anjungan kapal, dimana seluruh sistem kerja dan kelengkapan dibuat menyerupai seperti kondisi diatas kapal.

Kapal Latih

bottm2

KL Barombong diharapkan bisa menjadi sarana diklat andalan bagi taruna pelaut BP2IP Barombong. Mereka bisa prala di kapal milik sendiri, sekaligus berlatih melayani masyarakat terutama di daerah Sulawesi Selatan dan Indonesia bagian timur lainnya.

Kapal Latih Batu

bottom3

BP2IP Barombong dilengkapi juga dengan kapal latih yang didesain tahan api yang berfungsi melatih taruna dalam penanggulangan bencana kebakaran di kapal.

Kampus BP2IP

bottom4

Kampus BP2IP Barombong memiliki area yang luas dan tertapa rapi dan indah sehingga memungkinkan para taruna dapat betah dan nyaman dalam menimba ilmu.

: